Rabu, 29 Mei 2013

LUMPUH LOGIKA

Jika dinasihati untuk tidak sombong, dia malah bilang bahwa dia takut menjadi minder.

Jika dinasehati jangan minder, dia malah bilang dia takut jadi sombong.

Jika dinasihati untuk segera bertindak, dia malah bilang bahwa berdoa lebih penting.

Jika dinasihati untuk lebih banyak berdoa, dia malah bilang doa tidak penting jika tidak bertindak, lagian… berdoa udah lama juga gak ada jawaban.

Jika dinasihati untuk berhemat, dia malah bilang hidup ini untuk enjoy.

Jika dinasihati untuk lebih menikmati kehidupan, dia malah bilang bahwa hidup ini untuk prihatin.

Jika dinasihati untuk menjaga kesehatan dan menghentikan kebiasaan merusak kesehatan, dia malah bilang mati hidup di tangan Tuhan.

Jika dinasihati untuk merencanakan kehidupan jangka panjang, dia malah bilang besok juga bisa mati.

Apa-apa yang wajib dibilang itu cuma sunnah. Apa-apa yang sunnah dibilang tak penting. Apa-apa ajakan kebaikan dibilang "ntar aja..masih banyak waktu" tanpa sadar iya besok pagi bisa mati, atau bahkan satu jam lagi..

Mungkin itu sebabnya ada anak yang dibuang oleh orang tuanya, murid yg diusir oleh gurunya, atau anak yg dijauhi oleh banyak temannya. Ada pasangan yg bercerai, beberapa kali. Ada orang yg terus menerus merokok, minum atau bahkan nge-boat walau sangat tau itu perbuatan merusak diri, bahkan ada orang yang memperkosa anaknya sendiri....A'udzubillah.

Orang2 seperti ini sangat disukai oleh penyakit, perilaku urakan tiada henti, dan kemiskinan terutama miskin jiwa miskin hati. Hancur lebur di dalam, walau kosmetik dunia terus gemerlap menutupinya.

Tuhan Yang Maha Penyayang, Maha Pemberi Rahmat & Rahim....
Jangan sampai kami punya anak seperti itu, punya ayah atau ibu seperti itu, punya pasangan hidup seperti itu, punya menantu seperti itu, punya saudara seperti itu, punya sahabat seperti itu, atau bahkan … jangan sampai kami tidak sadar bahwa kami sangat memiliki sifat seperti itu.

Tuhan Yang Maha Melindungi, Mohon peliharalah kami selalu di dalam kebaikan-kebaikan. Aamiin Yaa Robbal'alamin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar