Minggu, 25 Januari 2015

Gak baca nyesel !!


Guru= “Anak – anak, besok kita akan piknik ke pantai
yah”
Murid= “horeeee..!!”
Guru= “Setiap siswa harus membayar 1 juta”
Murid= “Huuuuu…!!”
Guru= “itu kalo naik taksi, kalo naik bus bayar 30 ribu”
Murid= “horeeee..!!”
Guru= “tidak boleh ada yang berenang”
Murid= “Huuuuu…!!”
Guru= “maksudnya di dalam mobil”
Murid= “horeeee..!!”
Guru= “minuman yang tersedia adalah wedang jahe”
Murid= “Huuuuu…!!”
Guru= “itu untuk saya, dan soda untuk kalian”
Murid= “horeeee..!!”
Guru= “kepala sekolah akan hadir”
Murid= “Huuuuu…!!”
Guru= “pada akhir acara”
Murid= “horeeee..!!”
Guru= “kita akan pulang sekitar jam 12″
Murid= “Huuuuu…!!”
Guru= “tengah malam”
Murid= “horeeee..!!”
Guru: dan perlu di ingat..muka kalian jeleksemua
Murid: huuuuuu
Guru: kecuali yg baca status ini

**yg pinter pasti tahu harus komen apa ?

KISAH

Kisah seorang ayah yang sangat rajin membaca Al-Qur'an, setiap harinya ia berikan sebagian waktunya untk membaca Al-Qur'an, namun ia belum berhasil menghafalkannya. Suatu ketika sang ayah ditanya oleh salah seorang putranya, dan terjadilah percakapan antara mereka berdua :
Anak : " Ayah, apa faedah/keutamaan dari membaca Al-Qur'an sementara kita tidak berhasil/ tdk mampuh menghafalnya ?
Ayah : " ayah akan jelaskan kpdmu faedahnya, namun sebelumnya isilah keranjang sampah ini dengan air kemudian bawalah kembali kpd ayah !"
Anak : " itu mustahil ayah..."
Ayah : " cobalah nak "
Anak itupun mencoba, ia mengisi keranjang sampah yg penuh dngan lubang kecil itu dengan air. Namun, setiap kali ia membawa keranjang sampah itu kepada ayahnya pasti air yg ada di dalamnya sdh habis keluar melalui lubang2 kecil yg ada di keranjang sampah itu. Anak itu terus mencoba sampai berkali2 dan hasilnya sama...
Anak : ( terlihat rasa capek dan putus asa pada raut wajahnya ) " sungguh hal yg mustahil yah, keranjang sampah ini tdk bisa terisi penuh dengan air "
Ayah : " Apakah kamu tdk memperhatikan sesuatu perubahan pada keranjang sampah itu ?"
Anak itupun kmbali memperhatikan keranjang sampah yg dipegangnya....
Anak : " iya ada perubahannya, keranjang sampah ini sebelumnya kotor, hitam akibat bekas sampah2, dan skrng keranjang sampah ini menjadi bersih "
Sang Ayahpun kemudian berkata : " seperti itulah yg dilakukan oleh Al-Qur'an terhadap hati kita nak, dunia dan segala isinya terkadang mengotori hati kita, dan Al-Qur'an bagaikan air yg datang membersihkan hati itu walau kita tdk berhasil menghafal sedikitpun darinya, sebagaimana air telah membersihkan keranjang sampah tadi, meski ia tdk mampuh menampung air di dalamnya ".
Semoga Allah memudahkan kita untk senantiasa memberikan sebagian waktu kita untk Al-Qur'an...aamiin

KOIN PENYOK


 Seorang lelaki berjalan tak tentu arah dg rasa putus asa. Kondisi finansial keluarganya morat-marit. Saat menyusuri jalanan sepi, kakinya terantuk sesuatu. Ia membungkuk & menggerutu kecewa. "Uh, hanya sebuah koin kuno yg sudah penyok." Meskipun begitu ia membawa koin itu ke bank. "Sebaiknya koin in dibawa ke kolektor uang kuno", kata teller itu memberi saran. Lelaki itu membawa koinnya ke kolektor. Beruntung sekali, koinnya dihargai 30 dollar. Lelaki itu begitu senang. Saat lewat toko perkakas, dilihatnya beberapa lembar kayu obral. Dia pun membeli kayu seharga 30 dollar utk membuat rak buat istrinya. Dia memanggul kayu tsb & beranjak pulang. Di tengah perjalanan dia melewati bengkel pembuat mebel. Mata pemilik bengkel sudah terlatih melihat kayu bermutu yg dipanggul lelaki itu. Dia menawarkan lemari 100 dollar utk menukar kayu itu. Setelah setuju, dia meminjam gerobak utk membawa pulang lemari itu. Dlm perjalanan dia melewati perumahan. Seorang wanita melihat lemari yg indah itu & menawarnya 200 dollar. Lelaki itu ragu². Si wanita menaikkan tawarannya menjadi 250 dollar. Lelaki itupun setuju. Saat sampai di pintu desa, dia ingin memastikan uangnya. Ia merogoh sakunya & menghitung lembaran bernilai 250 dollar. Tiba² seorang perampok dtg, mengacungkan belati, merampas uang itu, lalu kabur. Istrinya kebetulan melihat & berlari mendekati suaminya & bertanya, "Apa yg terjadi? Engkau baik-baik saja kan? Apa yg diambil perampok tadi?" Lelaki itu mengangkat bahunya & berkata, "Oh, bukan apa-apa. Hanya sebuah koin penyok yg kutemukan tadi pagi".
Bila kita sadar kita tak pernah memiliki apapun, kenapa harus tenggelam dalam kepedihan yg berlebihan? Sebaliknya, sepatutnya kita bersyukur atas segala yg telah kita miliki, krn ketika datang & pergi kita tidak membawa apa-apa. Menderita karena melekat. Bahagia karena melepas.
Karena demikianlah hakikat sejatinya kehidupan, apa yang sebenarnya yang kita punya dalam hidup ini? Tidak ada, karena bahkan napas kita saja bukan kepunyaan kita dan tidak bisa kita genggam selamanya. Hidup itu perubahan dan pasti akan berubah. Saat KEHILANGAN sesuatu KEMBALILAH ingat bahwa sesungguhnya kita tidak punya apa2 jadi "kehilangan" itu tidaklah nyata dan tidak akan pernah menyakitkan Kehilangan hanya sebuah tipuan pikiran yang penuh dengan ke"aku"an. Ke"aku"an lah yang membuat kita menderita. Rumahku,hartaku, istriku, anakku. Lahir tidak membawa apa-apa, meninggal pun sendiri, tidak ajak apa-apa dan siapa-siapa. Pada waktunya "let it go", siapapun yang bisa melepas, tidak melekat, tidak menggenggam erat maka dia akan bahagia .
Semoga bermanfaat.

RENUNGAN

Isi titik-titik di bawah ini (mohon dijawab dengan jujur di dalam hati kita masing-masing)
1. Allah menciptakan TERTAWA dan ...
2. Allah itu MEMATIKAN dan ...
3. Allah menciptakan LAKI-LAKI dan ...
4. Allah memberikan KEKAYAAN dan ......

Mayoritas kita akan menjawab:
1. MENANGIS
2. MENGHIDUPKAN
3. PEREMPUAN
4. KEMISKINAN
Benar tidak ???
Untuk mengetahui apakah jawaban di atas itu benar atau tidak, mari kita cocokkan jawaban tersebut dengan rangkaian firman Allah SWT dalam surat An-Najm (53), ayat: 43-45, dan 48, sebagai berikut:
وَأَنَّهُ هُوَ أَضْحَكَ وَأَبْكَى
"dan Dia-lah yang menjadikan orang TERTAWA dan MENANGIS." (QS. 53:43).
وَأَنَّهُ هُوَ أَمَاتَ وَأَحْيَا
"dan Dia-lah yang MEMATIKAN dan MENGHIDUPKAN." (QS. 53:44).
وَأَنَّهُ خَلَقَ الزَّوْجَيْنِ الذَّكَرَ وَالْأُنثَى
"dan Dia-lah yang menciptakan berpasang-pasangan LAKI-LAKI dan PEREMPUAN. " (QS. 53:45).
وَأَنَّهُ هُوَ أَغْنَى وَأَقْنَى
"dan Dia-lah yang memberikan KEKAYAAN dan KECUKUPAN." (QS. 53:48).
Ternyata jawaban kita umumnya BENAR hanya pada no. 1-3.
Tapi,
Jawaban kita untuk no. 4 umumnya KELIRU.
Jawaban Allah Ta'ala dalam Al-Qur'an bukan KEMISKINAN, tapi KECUKUPAN.
Sesungguhnya Allah Ta'ala hanya memberi KEKAYAAN dan KECUKUPAN kepada hamba-Nya.
Dan ternyata yang "menciptakan" KEMISKINAN adalah diri kita sendiri. Hal ini bisa karena ketidakadilan ekonomi, kemalasan, bisa juga karena kemiskinan itu kita bentuk di dalam pola pikir kita sendiri. Itulah hakikatnya, mengapa orang-orang yg senantiasa bersyukur; walaupun hidup pas-pasan ia akan tetap tersenyum dan merasa cukup, bukan merasa miskin.
Jadi, marilah kita bangun rasa keberlimpahan dan kecukupan didalam hati dan pikiran kita, agar kita menjadi hamba-Nya yg selalu BERSYUKUR

Jangan Merasa Bangga Diri dengan Amal Kita.


Ada 4 pria berbicara mengenai amal ibadah mereka dan kesuksesan yang didapatnya:
Pria 1 : Alhamdulillah, sejak sering shalat dhuha rejeki menjadi lancar. Bisnis sukses, sebentar lagi anak saya lulus smu rencananya akan sekolah ke luar negeri.
Pria 2 : Bukan main, hebat sekali, sejak naik haji ibadah semakin rajin, alhamdulillah anak juga sukses rumahnya harganya milyaran, belum lagi kendaraannya. Sebagai orang tua sangat bangga, berkat doa dan didikan saya.
Pria 3 : MasyaAllah, sungguh nikmat tak terkira sejak rajin puasa dan bersedekah, rezeki bagaikan sungai mengalir tidak ada putus-putusnya. Anak baru selesai kuliah di luar negeri sekarang jadi staff khusus Mentri.
Ketiga pria tersebut kemudian melirik pria 4 sejak tadi hanya terdiam. Salah satu bertanya pada pria 4. “Bagaimana dirimu? Mengapa diam saja?”.
Pria 4 : Saya tidak sehebat kalian, jangankan kesuksesan bahkan saya tidak tahu ibadah yg saya lakukan diterima oleh Allah SWT atau tidak. Saya mengetahui ibadah saya diterima dan sukses setelah saya meninggal nanti. Jadi saya merasa belum bisa menceritakan ibadah yang saya lakukan dan balasan yang Allah berikan kepada saya.
Sifat Hamba Beriman
Sikap orang shalih penghuni surga yang diabadikan Al-Qur'an, bersungguh-sungguh dalam ibadah kepada Allah dan takut kalau-kalau ibadahnya tidak diterima. Bahkan, lebih dari itu, ia beranggapan amalnya tidak pantas diterima oleh Allah. Banyak cacat dan kekurangan dalam ibadah yang mereka tegakkan sehingga istighfar senantiasa terucap dari lisan mereka. Allah Ta’ala berfirman tentang mereka,
وَالَّذِينَ يُؤْتُونَ مَا آَتَوْا وَقُلُوبُهُمْ وَجِلَةٌ أَنَّهُمْ إِلَى رَبِّهِمْ رَاجِعُونَ
"Dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan, dengan hati yang takut, (karena mereka tahu bahwa) sesungguhnya mereka akan kembali kepada Tuhan mereka." (QS. Al-Mukminun: 60)
Aisyah Radliyallaahu 'Anha berkata, “Aku telah bertanya kepada Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi Wasallam tentang ayat ini, apakah mereka orang-orang yang minum khamer, pezina, dan pencuri? Beliau menjawab, “Tidak, wahai putri al-Shiddiq. Mereka adalah orang-orang yang berpuasa, menunaikan shalat dan shadaqah namun mereka takut kalau amalnya tidak diterima.” (HR. Muslim, kitab al Imarah, bab Man Qatala li al-Riya wa al-Sum’ah Istahaqqa al-Naar, no. 1905)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala menyebutkan beberapa sifat penghuni surga dari orang-orang muttaqin dengan banyak istighfarnya (memohon ampunan) kepada-Nya.
إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَعُيُونٍآخِذِينَ مَا آتَاهُمْ رَبُّهُمْ إِنَّهُمْ كَانُوا قَبْلَ ذَلِكَ مُحْسِنِينَ كَانُوا قَلِيلًا مِنَ اللَّيْلِ مَا يَهْجَعُونَ وَبِالْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُونَ
"Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada di dalam taman-taman (surga) dan di mata air-mata air, sambil mengambil apa yang diberikan kepada mereka oleh Tuhan mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu di dunia adalah orang-orang yang berbuat baik; Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam; Dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampun (kepada Allah)."
(QS. Al-Dzaariyat: 15-18)
Ibnu Katsir menyebutkan penafsiran sebagian ulama terhadap ayat terakhir, "Mereka shalat malam dan mengakhirkan (melanjutkannya,-red) istighfar sampai waktu sahur (menjelang shubuh)." Jadi mereka itu adalah orang-orang yang mengisi hidupnya dengan kebaikan. Mereka banyak amal dengan harta dan fisik mereka. Tapi dipenghujung malam, selepas mengerjakan shalat malam yang panjang, mereka memohon ampun atas dosa dan kesalahan.
Imam Ibnul Qayyim berkata, “Puas dengan ketaatan yang telah dilakukan adalah di antara tanda kegelapan hati dan ketololan. Keraguan dan kekhawatiran dalam hati bahwa amalnya tidak diterima harus disertai dengan mengucapkan istighfar setelah melakukan ketaatan. Hal ini karena dirinya menyadari bahwa ia telah banyak melakukan dosa-dosa dan banyak meninggalkan perintah-Nya."
Jangan Bersandar Pada Amal
Sebab dari ketertipuan ini adalah sikap bersandar kepada amal secara berlebih. Ini akan melahirkan kepuasan, kebanggaan, dan akhlak buruk kepada Allah Ta’ala.
Wallahu a’lam.

KISAH MENGHARUKAN SEORANG IBU MENCARI ANAKNYA DI THAILAND


‪#‎sebuah‬ bukti cinta seorang ibu kpd anaknya.
Begini ceritanya...
ในสมัยหนึ่ง พระพุทธเจ้าประทับอยู่วัดเชตวัน เมืองสาวัตถี ทรงปรารภการทะเลาะกันของอำมาตย์ ๒ คน ได้ตรัสอดีตนิทานมาสาธก ว่า... กาลครั้งหนึ่งนานมาแล้ว พระโพธิสัตว์เกิด เป็นฤาษีบำเพ็ญเพียรสมาบัติอยู่ป่าหิมพานต์ มีพังพอนตัวหนึ่ง อาศัยอยู่ในจอมป ลวกที่จงกรมของฤาษีนั้น และมีงูตัวหนึ่ง อาศัย อยู่ที่โคนไม้ต้นหนึ่งใกล้จอมปลวกนั้น งู และพังพอนไม่ถูกกันเป็นคู่อริกันตลอดกาล ฤาษีเห็นสัตว์ทั้งสองทะเลาะกัน จึงกล่าวถึงโทษข องการทะเลาะกันและอานิสงส์ในการ เจริญเมตตาแก่สัตว์ทั้งสอง จนทำให้งูและพัง พอนเลิกทะเลาะกันกลับมาเป็นมิตรกันในที่สุด ถึงกระนั้นพังพอนก็ไม่ไว้ใจงู เวลางูออกไปข้าง นอกพังพอนก็จะนอนอ้าปากหันหัวออกนอกโพรง แม้หลับก็ยังนอนอ้าปากอย ฤาษีเห็นพฤติกรรมเช่น นั้นของมันจึงถามมัน พังพอน..เจ้าได้ทำมิตรภาพ กับงูผู้เป็นศัตรูแล้วมิใช่หรือ เหตุไฉนจึงนอนแย กเขี้ยวอยู่อีกเล่า ภัยที่ไหนจะมาถึงตัวเจ้าอ พังพอนตอบว่า "พระคุณเจ้า เราไม่ควรดูหมิ่นศัตรู ควรระแวงไว้เสมอ" แล้วกล่าวเป็นคาถาว่า "บุคคลพึงระแวงภัยในศัตรูไว้ก่อน แม้ในมิตรก็ ไม่ควรไว้วางใจ ภัยที่เกิดขึ้นจากbย่อมกัด อยู่อย่างสันติจนตราบสิ้นชีวิต...&
Semoga kita semua bisa mengambil hikmah dari kisah ini...
Coba ambil sehelai kertas putih, letakan satu titik hitam di atasnya. Apa yang akan terlihat? Tentu hanya titik hitam tersebut kan?
Kenapa tidak lihat bagian yang putih?
Sebab saudara & sahabatku hanya melihat bagian yang ternoda saja.

Begitulah manusia, hanya melihat titik-titik hitam pada diri seseorang saja.
Kenapa tidak melihat kebaikannya....???
Sebab manusia hanya tahu melihat kesalahan dan kekhilafan serta kelemahan orang lain, dan tidak melihat kebaikan yang dimiliki orang lain itu.
Setiap orang pernah melakukan kesalahan karena tak ada seorang pun yang sempurna.
"Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa, dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain, dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah, sungguh Allah Maha Penerima tobat, Maha Penyayang."
(QS Al Hujurat : 12)
Padahal putih tadi lebih banyak dibanding titik hitamnya.
Yang halal lebih banyak dibanding yang haram
(kenapa yg haram yg dikejar ?)
Kesamaan lebih banyak dibanding perbedaannya
(kenapa yg beda dipersoalkan? Kenapa tidak membahas kesamaan dijadikan potensi untuk maju bersama?)
Mari mulai hari ini dan seterusnya, rubah mindset kita, lihatlah orang lain kelebihannya, lihat diri ini kekuranganya.
Bersama Alloh Bisa & ada solusi.

Kemarahan Ibu terhadap Syeikh Abdurrahman AsSudais

SIAPA yang tidak mengenal Syeikh Abdurrahman AsSudais? Imam Masjidil Haram, sekaligus hafidz yang memiliki suara yang sangat menyentuh para ma’mum dan pendengarnya.
Tetapi ternyata di balik kesuksesannya, beliau memiliki kisah unik di masa kecilnya.
Ketika itu orang tua Syeikh Sudais akan kedatangan tamu kehormatan, sehingga ibunda Syeikh Sudais menyiapkan hidangan termasuk memasak kambing untuk menyambut tamu tersebut.
Ketika hidangan sudah siap saji, masuklah Sudais kecil setelah bermain ke dalam rumahnya. dan alangkah kagetnya sang IBU melihat apa yang Sudais kecil lakukan terhadap hidangan yang sudah ia siapkan.
Sudais kecil menaburkan pasir ke dalam hidangan kambing yang disiapkan ibunya.
Kaget bercampur kesal akhirnya ibunda beliau memarahinya,  “Sudais, dasar kamu anak nakal! Awas kamu kalau sudah besar kamu akan menjadi IMAM MASJIDIL HARAM!”
Kemarahan ibunda Sudais inilah yang menjadi do’a luar biasa untuknya.
Sudais dewasa tumbuh menjadi seorang Imam Besar Masjidil Haram, sesuai dengan apa yang diucapkan oleh ibunya.

 

Zina VS Adzan

RASULULLAH SAW bersabda, “Jika sebuah desa ada orang yang adzan, Allah akan menjaga desa tersebut dari adzab-Nya pada hari itu.”

Pernah air sungai di kota Baghdad meluap disertai hujan deras, sehingga hampir menenggelamkan seluruh kota. Di saat bersamaan, ada orang shalih di kota tersebut bermimpi. Dalam mimpinya, dia menyaksikan dari tepi sungai Dijlah luapan air yang mulai menggenangi pemukiman warga. Dia hanya bisa melihat sambil berkata, “La haula wala quwwata illa billah. Baghdad akan tenggelam.”
Masih dalam mimpinya, tak selang lama, datanglah dua malaikat berwujud manusia. Terjadilah percakapan di antara keduanya, “Apa yang diperintahkan kepadamu?”
“Menenggelamkan kota Baghdad. Tapi perintah itu kemudian dicabut lagi.”
“Kenapa?”
“Malaikat penjaga malam melaporkan bahwa tadi malam di kota Baghdad terjadi tujuh ratus perzinahan. Allah murka, dan memerintahkan aku menenggelamkan Baghdad. Kemudian malaikat penjaga siang melaporkan ada tujuh ratus adzan dan iqamah, sehingga Allah mengampuni para pelaku zina disebabkan para pengumandang adzan dan iqomah.”
Orang shalih itu lantas terbangun dari tidurnya. Air sungai terlihat berkurang sedikit demi sedikit. Baghdad terhindar dari musibah besar yang akan menelan jutaan korban. [dedih mulyadi/islampos/kitab Tatsbitul Fuad juz 1 halaman 354]

Selasa, 20 Januari 2015

DUA TIRAI


Kita sudah berusaha untuk menjalankan sunnah Rasulullah SAW dan pula melaksanakan apa yang Allah perintahkan. Walau kadang sadar bahwa kita berbuat dosa, tapi kita hanyut dalam nikmatnya. Kita bukanlah Rasulullah yang Allah bersihkan noda-noda hitam dihatinya. Oleh karenya, sering kali kita tertipu oleh indahnya duniawi. Terlena dengan nikmat yang Allah larang. Terbujuk oleh rayuan setan yang melakukan kemunkaran di hidup yang sangat singkat ini.
Ingatlah, hati ini diliputi oleh dua tirai. Tirai inilah yang selalu menghalangi kita untuk mendapatkan sinar-Nya Allah. Tirai pertama yang sangat tebal dan gelap adalah kekufuran. Kita sering menyalahkan Allah jika Dia berikan musibah dan cobaan kepada kita. Banyak mengeluh saat doa kita tak Allah ijabahi. Padahal di balik yang kita anggap tak nyaman itu Allah uji kita, dan Allah simpan nikmat yang lebih nikmat, nikmat yang lebih dari setiap doa yang kita panjatkan setiap saat.
Apabila tirai ini sirna, tinggal satu tirai lagi yang menghalangi hati dari Allah Yang Maha Agung dan Maha Mulia yaitu tirai kelalaian yang menyebabkan orang lalai dan lupa kepada-Nya. Kita sering lalai dengan perkataan kita sendiri. Bulan Ramadhan taubat, setelahnya kambuh lagi. Udah manteb berubah, pertengahan jalan balik lagi. Itulah yang dimaksud dua tirai.

Ada yang masih bercita-cita menjadi kaya?


Baiknya luangkan waktu untuk menyimak konglomerat lulusan SD ini , bagaimana profil Sulaiman Ar-Rajhi bisa menciptakan bank syariah terbesar didunia dan kemudian memilih hidup miskin diusia senjanya.
Ada bebrapa point penting yang bisa dipelajari dari konglomerat bernama Sulaiman Abdul Aziz Al Rajhi kelahiran Jeddah 1920 ini :
1. Majalah Forbes menyebutkan kakayaannya 7,7 milyar Dollar (lebih dari 70trilyul rupiah) dan orang terkaya no 120 di dunia, tetapi beliau tetap tampil dengan sederhana, berpakaian jubah putih bersih yang jauh dari kesan glamour dan berlebihan.
2. Beliau memulai usaha dari Nol, kehidupan masa kecilnya sangat susah hingga pernah bekerja jadi kuli panggul dan menjual kayu bakar di masa kanak-kanaknya. Beliau tercatat hanya berpendidikan setingkat sekolah dasar (SD). Tetapi dengan ketekunan, hemat dan kerja keras serta tawakkalnya kepada Allah hingga akhirnya beliau dan saudaranya memiliki “Kerajaan Bisnis Raksasa” yang diakui eropa di KSA dan salah satunya adalah Bank Ar-Rajhi; Bank syariah terbesar di Dunia yang ATM nya tersebar menjamur dan cabangnya terdapat nyaris di semua distrik KSA.
3. Sangat-sangat dermawan, memiliki Yayasan Amal “raksasa” yang menyalurkan donasinya ke berbagai Negara –sebelum dilarang pasca 11 septmber 2002- sulit menghitung waqaf beliau dan jumlah masjid yang telah dibangunnya, serta donasinya untuk berbagai amal dakwah dan penyebaran ilmu.
4.Tidak meletakkan kekayaan di hatinya, Bahkan di masa tuanya kini beliau telah membagi sekitar 6,7 trilyun hartanya kepada ahli waris dan kerabatnya serta fakir miskin hingga diibaratkan hanya memilih “pakaian yang melekat di badan” dan asset bisnis yang dikelola para professional yang hasilnya untuk amal social dakwah Islam. Lahir tanpa membawa apa-apa dan siap tidak tergantung pada harta sebelum meninggal.
5. Dari tetangga dan orang yang tinggal di lingkungannya disampaikan bahwa konglomerat kelas kakap ini selalu termasuk orang-orang yang datang paling awal ke masjid untuk sholat 5 waktu berjamaah, sehingga jika muadzin masjid telat sedikit maka sang konglomeratlah yang adzan. Bandingkan dengan konglomerat lainnya !!
6. Diantara masjid yang dibangunnya adalah Masjid Ar-Rajhi di distrik Rabwah, masjid ini terbesar ketiga setelah Masjidil Haram Mekah dan Madinah. Bisa menampung 18 ribu jamaah sholat, terdapat berbagai sarana pelayanan masyarakat seperti pusat pemandian dan pengurusan jenazah terbesar di Riyadh, Auditorium untuk seminar dan ceramah agama, perpustakaan berisi 40 ribu jenis buku (bukan judul ya..), tempat tinggal bagi para penuntut ilmu yang datang dari luar kota untuk mengikuti berbagai kajian Islam, menyediakan air zamzam sebagai minuman jamaah dengan kuota 400 galon perminggu, dsb. Dan saat sholat jum’at di lantai dasar dikhususkan untuk sholat jum’at orang asing dimana khutbah langsung diterjemahkan ke berbagai bahasa ; termasuk bahasa isyarat untuk jamaah yang tuna rungu dan tentu saja… bahasa Indonesia..
7. Hingga menginjak usia 80-an tahun, Al Rajhi masih sangat aktif bekerja layaknya orang-orang berusia muda. Dia mulai menunaikan tugasnya sejak subuh hingga larut malam.
Semasa menjalani bisnisnya, dia tidak pernah memiliki pesawat pribadi dan selalu bepergian menggunakan kelas ekonomi. Menurut dia, Allah tidak menyukai umatnya yang angkuh dan bersikap secara berlebihan.
Uniknya, meski dia menumpang pesawat milik maskapainya sendiri, dia tetap mengeluarkan uang untuk membeli tiket layaknya penumpang lain. Tanpa pesawat pribadi sekalipun, lewat maskapainya dia tetap memiliki banyak pesawat komersial yang beroperasi atas namanya.
Bahkan semasa hidupnya, dia tak pernah keluar negeri dalam rangka berlibur. Al Rajhi lebih suka menikmati perjalanan melintasi gunung dibandingkan menikmati tempat wisata di tempat lain.
8. Prestasi dan kehidupannya di hari tua
Sulaiman Al Rajhi merupakan salah satu miliarder tertua di dunia. Saat ini, dia telah berusia 93 tahun dan masih aktif mengurus lembaga amal yang didirikannya.

Semoga menginspirasi

11 Kata Mutiara 'Goblok' Bob Sadino yang Mendunia


Rimba Laut Selasa, 20 Januari 2015, 06:23 WIB
VIVA.co.id - Gayanya yang nyentrik dengan pola pikir unik dan cenderung keluar dari pakem teori maupun buku teks ekonomi menjadikan Bob Sadino sebagai entreprenuer sejati.
Pengusaha kawakan dengan ciri khasnya, celana pendek dan kemeja itu akan sangat dirindukan oleh banyak orang setelah menutup usia pada hari Senin, 19 Januari 2015.
Pebisnis dengan nama lengkap Bambang Mustari Sadino tersebut telah memberikan inspirasi hebat bagi para generasi penerus bangsa yang ingin menjadi pengusaha sukses. Bahkan, uniknya, saat memasuki tahun 2012, Bob sempat meluncurkan berbagai buah pemikirannya yang dikenal dengan nama 'Go Blog Management' ala dirinya.
Berdasarkan kumpulan VIVA.co.id, berikut adalah 11 kata mutiara Bob Sadino yang terkenal:
"Saya sudah menggoblokkan diri sendiri terlebih dahulu sebelum menggoblokkan orang lain"
"Banyak orang bilang saya gila, hingga akhirnya mereka dapat melihat kesuksesan saya karena hasil kegilaan saya"
"Orang pintar kebanyakan ide dan akhirnnya tidak ada satu pun yang jadi kenyataan. Orang goblok cuma punya satu ide dan itu jadi kenyataan"
"Saya bisnis cari rugi, sehingga jika rugi saya tetap semangat dan jika untung maka bertambahlah syukur saya"
"Sekolah terbaik adalah sekolah jalanan, yaitu sekolah yang memberikan kebebasan kepada muridnya supaya kreatif"
"Orang goblok sulit dapat kerja akhirnya buka usaha sendiri. Saat bisnisnya berkembang, orang goblok mempekerjakan orang pintar"
"Setiap bertemu dengan orang baru, saya selalu mengosongkan gelas saya terlebih dahulu"
"Orang pintar mikir ribuan mil, jadi terasa berat. Saya nggak pernah mikir karena cuma melangkah saja. Ngapain mikir, kan cuma selangkah"
"Orang goblok itu nggak banyak mikir, yang penting terus melangkah. Orang pintar kebanyakan mikir, akibatnya tidak pernah melangkah"
"Orang pintar maunya cepat berhasil, padahal semua orang tahu itu impossible! Orang goblok cuma punya satu harapan, yaitu hari ini bisa makan"
"Orang pintar belajar keras untuk melamar pekerjaan. Orang goblok itu berjuang keras untuk sukses bisa bisa bayar pelamar kerja".
(one)

ORANG YANG ENGGAN MASUK SURGA


Surga. Dari kecil kita sudah diberi penjelasan tentang Surga dari orang tua kita. "Surga adalah tempat terindah yang kelak kita akan berada di dalamnya. Di Surga bisa makan-makanan yang enak, minuman yang enak, belum sampai berkata ingin itu saja sudah hadir di depan kita. Di Surga gak ada yang namanya buang kotoran, hanya sekedar kentut saja dan baunya sangatlah harum. Kelak bapak, ibuk, kakak dan adik semuanya masuk Surga bareng-bareng" Itulah ungkapan Surga yang orang tua kita katakan kepada kita.
Semua orang ingin masuk Surga, karena di Surga sangatlah nyaman, dan tentram. Berbeda dengan neraka yang penuh dengan tangisan dan siksaan. Allah sudah memberikan pedoman bagi siapa saja yang ingin masuk Surga, yaitu Al-Qur'an dan Al-Hadits. Kedua pedoman ini merupakan acuan dan tata cara supaya kita kelak mendapatkan Surga-Nya Allah. Tidak ada pedoman lain, tak ada kitab lain yang lebih sempurna daripada Qur'an dan Hadits.
Tapi ketahuilah, banyak diantara kita yang tidak mau masuk Surga. Tidak menginginkan nikmatnya dunia akhirat yang kelak kita akan hidup selama-lamanya di dalamnya. Kenapa mereka enggan masuk Surga? Entahlah, yang pasti Rasulullah bersabda: "Siapa saja mentaatiku dia masuk Surga, dan siapa saja bermaksiat kepadaku, maka dia benar-benar enggan masuk Surga" (HR. Bukhari no. 7280).

# Jagalah pandanganmu #


Ust. Firanda Andirja MA
"Semakin engkau meninggalkan keledzatan perkara-perkara yang haram, maka Allah akan menjadikanmu semakin menikmati perkara-perkara yang halal. Dan semakin engkau menikmati perkara-perkara yang haram maka semakin engkau akan kehilangan nikmat yang halal" (Ust Maududi Abdullah, Lc)
Semakin engkau mengumbar pandanganmu maka semakin pudarlah kecantikan dan keelokan istrimu di matamu, dan semakin engkau menjaga pandanganmu maka semakin cantik paras istrimu di matamu…
Diantara doa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam :
اللّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ
"Yaa Allah cukupkanlah diriku dengan perkara-perkara yang halal dari (membutuhkan) perkara-perkara yang haram, dan cukupkanlah diriku dengan karuniaMu dari selainMu"
Sungguh merupakan bentuk kufur nikmat tatkala Allah telah memberikan kenikmatan yang halal baginya lantas ia mencari-cari kenikmatan yang diharamkan oleh Allah.

Sayyid Qutb : Ketika Ia Jatuh Cinta


Ya Allah, jika aku jatuh cinta,
cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya pada-Mu,
agar bertambah kekuatan ku untuk mencintai-Mu.
Ya Muhaimin, jika aku jatuh cinta,
jagalah cintaku padanya agar tidak melebihi cintaku pada-Mu
Ya Allah, jika aku jatuh hati,
izinkanlah aku menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut pada-Mu,
agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta semu.
Ya Rabbana, jika aku jatuh hati,
jagalah hatiku padanya agar tidak berpaling pada hati-Mu.
Ya Rabbul Izzati, jika aku rindu,
rindukanlah aku pada seseorang yang merindui syahid di jalan-Mu.
Ya Allah, jika aku rindu,
jagalah rinduku padanya agar tidak lalai aku merindukan syurga-Mu.
Ya Allah, jika aku menikmati cinta kekasih-Mu,
janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya bermunajat di sepertiga malam terakhirmu.
Ya Allah, jika aku jatuh hati pada kekasih-Mu,
jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan panjang menyeru manusia kepada-Mu.
Ya Allah, jika Kau halalkan aku merindui kekasih-Mu,
jangan biarkan aku melampaui batas sehingga melupakan aku pada cinta hakiki dan rindu abadi hanya kepada-Mu.
Ya Allah Engkau mengetahui bahawa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta pada-Mu,
telah berjumpa pada taat pada-Mu,
telah bersatu dalam dakwah pada-MU,
telah berpadu dalam membela syariat-Mu.
Kukuhkanlah Ya Allah ikatannya.
Kekalkanlah cintanya.
Tunjukilah jalan-jalannya.
Penuhilah hati-hati ini dengan Nur-Mu yang tiada pernah pudar.
Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal di jalan-Mu.
(As-Syahid Sayyid Qutb)

Mendekatlah... Oleh: Rochma Yulika

Dekatkan diri dengan amalan.
Dekatkan lisan dengan Al Quran.
Dekatkan jiwa dengan keikhlasan.
Dekatkan akhlak dengan ketaatan.
Dan dekatkan pribadi dengan keshalihan.
Bila memperbanyak amalan kan hadir keberkahan.
Bila mendekat dengan Al Quran niscaya kan raih kemuliaan.
Bila belajar tentang keikhlasan kelak akan datang kemudahan.
Dan bila keshalihan menjadi kebiasaan ridla Allah kan terlimpahkan.
Memacu diri menjadi manusia pilihan.
Bukan lantaran haus akan pujian.
Bukan karena dahaga akan sanjungan.
Semua yang diusahakan karena kebaikan di penghujung kehidupan.
Jika Al Quran sudah jadi santapan maka kan hadir sikap kehati-hatian.
Bila tilawah sudah jadi hiasan di lisan maka semangat hidup kan selalu terbarukan.
Berharap hidup dalam penjagaan.
Agar kelak selamat sampai tujuan.
Diriwayatkan oleh Ibnu Umar: “Kami bersepuluh datang kepada Rasulullah ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ , ketika seorang Anshar berdiri dan bertanya: ‘Wahai Rasulullah, siapakah manusia yang paling cerdas dan paling mulia?’ Maka Rasulullah ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ menjawab: ‘Mereka yang paling banyak mengingat kematian dan paling banyak mempersiapkan kematian. Merekalah orang yang paling cerdas. Mereka akan pergi dengan mendapatkan kehormatan dunia dan kemuliaan akhirat. ” (HR Ibnu Majah).
wallahu a'lam bishowwab
Divisi Kajian PSDM ODOJ
DK-OD/04/15/01/2015
tausiyahrutin14@gmail.com
OaseODOJ.blogspot.com

ADA 5 TINGKAT KEBAHAGIAAN MENIKAH


1-Kebahagiaan semalam :
Yaitu Ketika Suami istri tenggelam dalam kasih sayang yang tidak bisa lagi ditahan,karena suatu cita-cita yaitu ingin memiliki keturunan.
2-Kebahagiaan seminggu :
Yaitu masa bulan madu,di mana suami-istri di sibukan dengan penyatuan hati,penyatuan tujuan,penyatuan cita-cita untuk masa depan.
3-Kebahagiaan Sebulan :
Yaitu masa penyatuan antara dua keluarga setelah pernikahan yang mana,suami istri akan memiliki dan bertambah kerabat dan saudara.
4-Kebahagiaan Setahun :
Yaitu dimana keluarga melahirkan keturunan yang membahagiakan hati dan harapan keluarga dimasa depan.
5-Kebahagiaan Seumur hidup :
Yaitu dimana keluarga saling menyemangati dan mencintai dalam keta'atan Ibadah dan tujuan Akhirat dan saling menyayangi dan saling menasehati bila ada anggota keluarganya terjerumus dalam kema'siatan dan saling mendoakan agar anggota keuarganya di selamatkan dunia akhirat dan ingin berkumpul kembali kelak di Surga.
Ya ALLAH,..
Berilah kami dan keluarga kami berkah,kebahagiaan di dunia dan di akhirat,serta.kumpulkanlah kami bersama keluarga dan anak cucu keturunan kami kelak di Surga-Mu..Dan karuniakan saudara-saudara kami (yang belum mendapatkan jodoh) pasangan terbaik dunia dan akhirat yang Engkau pilih dan Engkau ridhai. Aamiin

Nasihat mulia Seorang Ibu agar Wanita disayangi suami:


Seorang ibu bernama Umamah binti Harits menasihati putrinya Ummu Iyas binti Auf yang ketika itu akan menikah,
beliau mengatakan kepada putrinya :
“Putriku, engkau akan meninggalkan suasana yang telah melahirkanmu,
dan engkaupun akan berpisah dengan kehidupan yang selama ini membesarkanmu.
Seandainya seorang wanita tidak membutuhkan seorang suami karena kekayaan kedua orangtuanya dan kebutuhan mereka terhadapnya,
maka engkau adalah orang yang paling tidak membutuhkan seorang suami.
Namun kenyataannya bahwa wanita itu diciptakan untuk kaum lelaki dan kaum lelaki diciptakan untukmu”.
•Makna Nasihat pertama:
Seorang istri harus mematuhi suaminya dengan penuh ketulusan dan memperhatikan perintah-perintahnya dengan penuh ketaatan.
•Makna nasihat kedua:
Seorang istri hendaknya memelihara kebersihan bagian-bagian tubuhnya yang selalu menjadi tujuan hidung dan mata suami,
jangan sampai mata suami melihat sesuatu yang tidak menyenangkan pada dirimu,
jadikan tubuhmu selalu wangi dihadapannya.
•Makna nasihat ketiga:
Seorang istri hendaknya selalu memperhatikan waktu tidur dan waktu makan suami,
buatlah suami merasa nyaman pada saat ia hendak tidur dan berikan hidangan yang sangat ia sukai.
•Makna nasihat keempat:
Seorang istri hendaklah menjaga harta suaminya,
memelihara kehormatannya dan keluarganya,
mengatur keuangan rumah tangga dengan cara yang baik dan merawat anak-anaknya dengan penuh perhatian dan kasih sayang.
•Makna nasihat kelima:
Jangan pernah menentang perintahnya untuk mengajak kepada kebaikan dan juga jangan menyebarkan aib atau rahasia suami, sebab jika engkau menyebarkan rahasianya berarti engkau tidak bisa menjaga kehormatannya.
•Makna nasihat keenam:
Jadilah seorang istri yang selalu merasa dibutuhkan suami ketika ia dirundung sedih engkau mampu membuatnya tersenyum,
dan dapat meringankan segala masalahnya.

•Makna nasihat ketujuh:
riaslah matamu menjadi cantik ketika ia menatapmu maka katakan dari hatimu yang paling dalam bahwa engkau begitu mencintainya,
berikan senyuman cantikmu kepadanya saat ia didekatmu,
dan dekaplah ia dengan hangat dan curahkan seluruh kasih sayangmu kepadanya,
Niscaya suami akan jatuh cinta lagi kepadamu....
Semoga bermanfa'at.......(^_^).
Dan semoga kita di anugerahi pasangan yg setia sholeh / sholehah,
آمِينْ... آمِينْ... يَا رَ بَّ العَـــالَمِيْن
Salam DURIAN
( Dunia rehat sejenak ingatlah kematian )

TUJUH INDIKATOR KEBAHAGIAAN DI DUNIA


1. QOLBUN SYAKIRUN (hati yg selalu bersyukur). Artinya selalu menerima apa adanya (qona'ah), sehingga tidak ada ambisi yang berlebihan, tidak ada stress, inilah nikmat bagi hati yang selalu bersyukur.(QS 13:28, 2:152, 16:18, 34:14, 55:13, 14:7)
2. AL-AZWAJU SHALIHAH (pasangan hidup yang sholeh). Pasangan hidup yang sholeh akan menciptakan, suasana rumah dan keluarga yg sholeh pula(QS 51:49, 17:32, 24:32, 24:26)
3. AL-AULADUL ABRAR (anak yg sholeh/sholehah). Do'a anak yg sholeh kepada orang tuanya dijamin dikabulkan Allah SWT, berbahagialah orang tua yang memiliki anak sholeh/sholehah.(QS 17:23, 31:14, 46:15, 29:8, 25:74)
4. AL-BAIATU SHOLIHAH (lingkungan yg kondusif untuk iman kita). Rasulullah menganjurkan kita untuk selalu bergaul dengan orang-orang sholeh yang selalu mengajak kepada kebaikan dan mengingatkan bila kita salah.(QS 4:69, 51:55, 26:214, 5:2)
5. AL-MALUL HALAL (harta yang halal). Bukan banyaknya harta tapi halalnya harta yang dimiliki. Harta yang halal akan menjauhkan setan dari hati. Hati menjadi bersih, suci dan kokoh sehingga memberi ketenangan dalam hidup. Berbahagialah orang yang selalu dengan teliti menjaga kehalalan hartanya.(QS 2:267, 43:36-37, 2:269, 2:155)
6. TAFAKUH FID-DIEN (semangat untuk memahami agama). Dengan belajar ilmu agama, akan. semakin cinta kepada agama dan semakin tinggi cintanya kepada Allah SWT dan Rasulnya. Cinta inilah yang akan memberi cahaya bagi hatinya.(QS 45:20, 3:138, 5:16, 4:174, 2:269)
7. UMUR YANG BAROKAH
Artinya umur yang semakin tua semakin sholeh, setiap detiknya diisi dengan amal ibadah. Semakin tua semakin rindu untuk bertemu dengan Sang Pencipta. Inilah semangat hidup orang2 yang barokah umurnya. (QS 2:96, 35:37, 36:68, 225).
Semoga kita semua dikaruniai kebahagiaan di dunia dan di akhirat.
Aamiinn ya Rabbal Alamin.

IKHLAS ITU


menentukan diterima atau tidak diterimanya aktivitas kita sebagai ibadah,
Karenanya pastikan ia senantiasa menyertai setiap aktivitas kita
Ikhlas itu…. Ketika nasehat, kritik dan bahkan fitnah, tidak mengendorkan amalmu dan tidak membuat semangatmu punah.
Ikhlas itu… Ketika hasil tak sebanding usaha dan harapan, tak membuatmu menyesali amal dan tenggelam dalam kesedihan.
Ikhlas itu… Ketika amal tidak bersambut apresiasi sebanding, tak membuatmu urung bertanding.
Ikhlas itu… Ketika niat baik disambut berbagai prasangka, kamu tetap berjalan tanpa berpaling muka.
Ikhlas itu… Ketika sepi dan ramai, sedikit atau banyak, menang atau kalah, kau tetap pada jalan lurus dan terus melangkah.
Ikhlas itu… ketika kau lebih mempertanyakan apa amalmu dibanding apa posisimu, apa peranmu dibanding apa kedudukanmu, apa tugasmu dibanding apa jabatanmu.
Ikhlas itu.. ketika ketersinggungan pribadi tak membuatmu keluar dari barisan dan merusak tatanan.
Ikhlas itu… ketika posisimu di atas, tak membuatmu jumawa, ketika posisimu di bawah tak membuatmu enggan bekerja.
Ikhlas itu… ketika khilaf mendorongmu minta maaf, ketika salah mendorongmu berbenah, ketika ketinggalan mendorongmu mempercepat kecepatan.
 Ikhlas itu… ketika kebodohan orang lain terhadapmu, tidak kau balas dengan kebodohanmu terhadapnya, ketika kedzalimannya terhadapmu, tidak kau balas dengan kedzalimanmu terhadapnya.
 Ikhlas itu… ketika kau bisa menghadapi wajah marah dengan senyum ramah, kau hadapi kata kasar dengan
jiwa besar, ketika kau hadapi dusta dengan menjelaskan fakta.
 Ikhlas itu…. Gampang diucapkan, sulit diterapkan….. namun tidak mustahil diusahakan….
 Ikhlas itu... Seperti surat Al Ikhlas.. Tak ada kata ikhlas di dalamnya...
◼ Semoga Bermanfaat ◼