Akhlak seorang istri terhadap suami adalah sebagai berikut:
Wajib mentaati suami, selama bukan untuk bermaksiat kepada Allah SWT.
Al Bazzar dan Ath Thabrani meriwayatkan bahwa seorang wanita pernah
datang kepada Rasulullah SAW lalu berkata, “Aku adalah utusan para
wanita kepada engkau: jihad ini telah diwajibkan Allah kepada kaum
laki-laki; jika menang diberi pahala, dan jika terbunuh mereka tetap
hidup diberi rezeki oleh Rabb mereka, tetapi kami kaum wanita yang
membantu mereka, pahala apa yang kami
dapatkan?” Nabi SAW menjawab, “Sampaikanlah kepada wanita yang engkau
jumpai bahwa taat kepada suami dan mengakui haknya itu sama dengan jihad
di jalan Allah, tetapi sedikit sekali di antara kamu yang
melakukannya.”
Menjaga kehormatan dan harta suami
Allah SWT
berfirman, “Maka wanita-wanita yangbaik itu ialah yang mentaati suaminya
dan menjaga hal-hal yang tersembunyi dengan cara yang dipelihara oleh
Allah.” (QS. An Nisa’:34)
Menjaga kemuliaan dan perasaan suami
Ketika Asma bin Kharijah Al-Fazariyah menyerahkan anak perempuanya
kepada suaminya di malam pernikahannya, ia berkata,”Wahai anakku,
sesungguhnya engkau telah keluar dari kehiduoan yang selama ini engkau
kenal. Sekarang engkau akan berada di ranjang yang belum pernah engkau
ketahui, bersama pasangan yang belum sepenuhnya engkau kenali. Karena
itu, jadilah engkau bumi baginya dan dia akan menjadi langit bagimu,
jadilah engkau hamparan baginya dan dia akan menjadi hamba sahaya
bagimu. Janganlah engkau menentangnya, sehingga ia membencimu. Jangankah
engkau menjauh darinya, sehingga ia melupakanmu. Jika ia menjauh
darimu, maka menjauh pulalah engkau darinya, dan jagalah hidungnya,
pendengarannya dan matanya; jangan sampai ia mencium darimu kecuali yang
harum, janganlah ia mendengar kecuali yang baik, dan jangan ia
memandang kecuali yang cantik.”
Melaksanakan hak suami, mengatur rumah dan mendidik anak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar